Konferancab IV PAC IPNU-IPPNU Wonotirto Sukses Digelar, Rizal dan Afifi Terpilih Sebagai Mandataris Baru
![]() |
| Potret ketua IPNU dan IPPNU yang terpilih |
Wonotirto, Blitar — Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPPNU) Kecamatan Wonotirto sukses menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-IV pada Minggu, 20 Juli 2025.
Acara yang sakral dan penuh khidmat tersebut berlangsung di Gedung Madrasah Diniyah (Madin) At-Ta’awun, Dusun Tambakrejo, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar.
Dengan mengusung tema "tatag,teteg,tutug”, Konferancab ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menyusun program kerja baru, dan memilih pemimpin yang akan membawa tongkat estafet perjuangan PAC IPNU-IPPNU Wonotirto ke depan.
Acara ini turut dihadiri oleh Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar, tokoh-tokoh NU setempat, pengurus ranting se-Kecamatan Wonotirto, para alumni, serta tamu undangan lainnya yang memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan organisasi pelajar NU di wilayah pesisir selatan Blitar.
Acara dibuka sejak pagi dengan nuansa religius dan nasionalisme. Mulai dari Sholawat, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars IPNU dan IPPNU, persembahan tari serta sambutan-sambutan dari tokoh penting organisasi.
Dalam sambutannya, Aris Wibowo, Ketua Demisioner PAC IPNU Wonotirto, menekankan pentingnya pemimpin pelajar yang "tatag, teteg, tutug" — kokoh dalam prinsip, teguh dalam pendirian, dan tuntas dalam pengabdian.
“Konferancab bukan hanya forum formalitas. Ini adalah ruang refleksi bersama, agar estafet perjuangan jatuh ke tangan yang benar-benar siap dan berjiwa juang,” tegasnya.
Sementara itu, Anisa Meliana Tanamal, Ketua Demisioner PAC IPPNU Wonotirto, mengajak seluruh kader untuk terus menjaga kekompakan, khususnya kepada pengurus terpilih ke depan.
“Semoga pengurus yang baru bisa saling bahu-membahu, lebih kompak dan bersinergi. Karena IPPNU tak akan berjalan sendirian, butuh kekuatan bersama untuk membesarkannya,” ujarnya haru.
Momen haru lainnya datang dari Atani Ibnatus Sholihah, demisioner dari Departemen Olahraga, Seni, dan Budaya (Orsenbud), yang menyampaikan kesan mendalam.
“Alhamdulillah acaranya berjalan dengan lancar, berkesan banget dan bikin terharu pas dinyatakan demisioner. Semoga ke depannya lebih baik dan lebih kompak daripada sebelumnya,” ungkapnya tulus.
Puncak acara ditandai dengan proses pemilihan ketua mandataris baru masa khidmat 2025–2027. Setelah melalui tahapan sidang pleno, musyawarah dan pemungutan suara, Muhammad Rizal Muhaimin resmi terpilih sebagai Ketua Mandataris PAC IPNU Wonotirto, menggantikan Aris Wibowo.
Rizal yang dikenal aktif di Ranting Tambakrejo ini adalah sosok muda energik, komunikatif, dan memiliki latar belakang kuat dalam dakwah serta kegiatan sosial.
Dalam pidato perdananya, ia mengungkapkan komitmennya untuk membangun IPNU Wonotirto yang solid, progresif, dan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
“Ini adalah amanah bersama. Saya tidak bisa berjalan sendiri. Mari kita bangun IPNU Wonotirto yang responsif terhadap tantangan zaman dan tetap setia pada nilai-nilai organisasi,” ucap Rizal disambut tepuk tangan.
Di sisi lain, kursi kepemimpinan PAC IPPNU Wonotirto kini diamanahkan kepada Afifi Muda Wamah, seorang kader aktif dalam kegiatan keputrian dan kajian literasi keislaman.
Dalam sambutannya, Afifi menyampaikan semangatnya untuk menjadikan IPPNU sebagai ruang tumbuh yang aman dan produktif bagi pelajar perempuan.
“Kita akan dorong terus gerakan keilmuan, pemberdayaan perempuan, serta penguatan karakter pelajar putri NU. IPPNU harus menjadi rumah yang mendidik dan memberdayakan, bukan sekadar formalitas organisasi,” tegas Afifi penuh semangat.
Konferancab IV PAC IPNU-IPPNU Wonotirto ditutup dengan pembacaan ikrar dan doa bersama, yang membawa nuansa haru dan harapan. Para peserta dan undangan pulang dengan semangat baru dan optimisme untuk terus berkhidmat melalui IPNU dan IPPNU.
Dengan lahirnya pemimpin-pemimpin baru ini, harapan besar tertanam agar PAC IPNU dan IPPNU Wonotirto mampu tampil sebagai motor penggerak perubahan di kalangan pelajar, menjaga marwah organisasi, serta terus menyuarakan nilai-nilai ke-NU-an dalam dinamika zaman yang terus berubah.
https://www.blogger.com

Komentar
Posting Komentar