Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Catatan Malam Seorang Mahasiswa Kampus Barokah

Gambar
Doc. Perjalanan penulis dengan potret buramnya  Pukul menunjukkan 23.32 ketika penulis meninggalkan kampus barokah. Hujan baru saja reda, namun aroma tanah basah masih melekat di udara. Di pundak penulis tergantung tas yang mulai abot bolo , bukan karena isinya, tapi karena rasa kantuk dan lelah yang mulai menyerang setelah seharian penuh dengan tugas dan rapat organisasi. Jalanan menuju Konoha malam itu terasa lebih sunyi dari biasanya. Lampu-lampu jalan sebagian besar padam, hanya menyisakan cahaya samar dari langit yang tertutup awan hitam uduk awan akatsuki. Penulis menelan ludah ketika roda motor mulai melintasi tugu macan , tanda penulis sudah memasuki wilayah yang konon katanya “agak ramai kalau siang, tapi angker kalau malam.” yaa begitulah narasi orang-orang desa, Fatkhul Jarene . Baru beberapa meter melewati tugu itu, PLN seolah bersekongkol dengan suasana—mati lampu. Gelap. Hanya suara serangga, desiran angin, dan tetes air hujan yang menimpa daun-daun yang menemani p...

PMII Blitar Gelar Aksi Septemberduka; Merawat Ingatan Atas Ketidakadilan dan Kecam Kriminalisasi Aktivis

Gambar
  Doc. Aksi September duka Pada Senin, (29/9/2025) Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengajak seluruh kader PMII Blitar, gelar aksi Septemberduka di Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Wijaya Kota Blitar.  Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan represifitas aparat terhadap masyarakat sipil menjadi topik kekecewaan yang mendalam bagi mereka melalui orasinya.  Doc. Orasi ketua cabang PMII Blitar raya Ketua Cabang PMII Blitar, M Riski Fadila, menyatakan aksi mereka bukan hanya sekedar menyuarakan luka lama dengan janji pemerintah akan diusut tuntas namun tidak pernah benar-benar diusahakan. "Kita tidak akan lupa akan tragedi September 1965, September 1984, September 1999, September 2004, September 2015, September 2019, September 2020, September 2024 dimana mereka (Pemerintah) hanya memberi janji segera menyelesaikan namun tak pernah diusut tuntas", ungkapnya. Dia juga menjelaskan, penangkapan sejumlah aktivis termasuk Saiful Amin, Shelfin Bima da...