Dua jalan yang tampak berbeda, namun menuju cahaya yang sama

2002025

Di balik dinding pesantren, ia menekuni ayat demi ayat, menata jiwa dalam sunyi, merajut doa di antara kitab-kitab yang mengajarkan makna dharma dan kesabaran.

Di lorong kampus, ia menapaki tangga pengetahuan, mengurai logika dan realita, menyelami cakrawala demi masa depan yang lebih luas.

Bukan tentang siapa lebih tinggi,
melainkan bagaimana saling melengkapi.
Yang satu menjaga api ruhani,
yang satu menegakkan tiang realita.

Seperti ardhanareswari, dua kekuatan yang berpadu dalam harmoni,
mengukir takdir dengan penuh śraddhā dan harapan.

Langkahnya mungkin berbeda arah,
namun tujuannya sama:
menyelaraskan dunia dan akhirat,
menjadikan ilmu sebagai cahaya,
dan cinta sebagai anugraha yang tumbuh dalam doa.

Karena sejatinya, perjalanan ini bukan hanya tentang gelar dan lembar ijazah,
tetapi tentang menjadi manusia yang utuh
yang menyeimbangkan akal dan hati,
antara bumi dan langit. ✨


Dharma (धर्म)
Artinya kewajiban, kebenaran, atau jalan hidup yang benar.
Dalam makna luas: menjalankan tugas dan peran sesuai nilai moral dan spiritual.

Ardhanāreśvarī (अर्धनारीश्वरि)
Secara harfiah berarti “setengah perempuan dan setengah laki-laki.”
Istilah ini melambangkan harmoni dan keseimbangan dua unsur yang berbeda namun saling melengkapi.

Śraddhā (श्रद्धा)
Artinya keyakinan, kepercayaan yang tulus, dan kesungguhan hati dalam menjalani sesuatu.

Anugraha (अनुग्रह)
Artinya karunia, rahmat, atau pemberian yang penuh kebaikan.


Penulis      :Mas Dim..



Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 Mahasiswa STIT AL-MUSLIHUN TLOGO KANIGORO Temukan Warung Semprul, Tempat Ideal untuk Ngedate dan Reuni

Konferancab IV PAC IPNU-IPPNU Wonotirto Sukses Digelar, Rizal dan Afifi Terpilih Sebagai Mandataris Baru

Mengapa Semangat Siswa MA Sirojuth Tholibin Tak Surut di Tengah Panas Saat Lomba PBB Blitar?